IPN Buka Program Pelatihan Magang Angkatan 2024


06 May 2024


Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) milik PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka program pelatihan peserta magang (Apprentice) Angkatan 2024 di gedung serbaguna (Multipurpose Building) Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Jumat (3/5). Kegiatan pembukaan dilaksanakan untuk mengawali mulainya aktivitas program pelatihan magang yang akan berlangsung selama kurang lebih satu tahun. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan investasi sosial di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui IPN, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya manusia asli Papua melalui program magang untuk menciptakan tenaga kerja yang handal dalam berbagai bidang teknis yang dibutuhkan dalam dunia industri pertambangan, seperti operator alat berat, mekanik, pengelasan, miner, listrik, dll.

General Superintendent IPN, Susan Kambuaya, menerangkan, “Peserta Tahun 2024 ini dimulai dengan proses penerimaan yang dilakukan di akhir Agustus selama 2 minggu secara online, dilanjutkan dengan proses verifikasi administrasi, psychological test, medical test. Total pelamar sebanyak 4,938 orang dan yang dinyatakan lolos seleksi sebanyak 130 orang, tapi kemudian ada 3 yang mengundurkan diri, sehingga saat ini total 127 peserta. 75% peserta adalah putra-putri dari suku Amungme - Kamoro, dan 20% adalah perempuan. Fokus pelatihan ada 6 kejuruan yaitu; jurusan mekanik alat berat 22 orang, jurusan mekanik mesin pabrik 24 orang, jurusan elektrik 10 orang, jurusan operator alat berat 30 orang, miner 19 orang dan pengelasan (welder) 22 orang.” Terang Susan.

“Pelatihan akan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pelatihan di kelas (off job training) dan praktek lapangan (on the job training). Dalam pelaksanaan program pelatihan, IPN didukung oleh Community Affairs, LOD, PAD, dan Departemen terkait di lingkup perusahaan dan kontraktor.” Tambahnya.

Tifa's beating as a symbol of the Opening of the Apprentice Program
Pemukulan Tifa sebagai simbol Pembukaan Program Apprentice
IPN Opens Internship Training Program Class of 2024
IPN Buka Program Pelatihan Magang Angkatan 2024
PPE embedding as symbolic
Penyematan APD sebagai simbolis
"Will to Skill to Be a Successful Leader"
“Dari Kemauan yang Kuat Menjadi Ahli dan Pemimpin yang Berhasil”
"Will to Skill to Be a Successful Leader"
"Will to Skill to Be a Successful Leader"
"Will to Skill to Be a Successful Leader"
"Will to Skill to Be a Successful Leader"


Lebih lanjut Susan menjelaskan, “Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah untuk menginformasikan dan memperkenalkan program pelatihan magang angkatan 2024 kepada pihak internal dan eksternal perusahaan termasuk calon-calon mitra kerja. Sasaran yang lainnya adalah untuk merekrut dan melatih generasi muda asli Papua, khususnya dari Amungme dan Kamoro untuk menjadi tenaga kerja yang terampil dan terdidik, serta mampu bersaing di dunia kerja, dan meningkatkan kolaborasi dan kerjasama dengan mitra-mitra kerja, baik internal, maupun eksternal, serta menciptakan agen-agen perubahan (agents of change) untuk menjadi daya tarik, contoh dan teladan bagi generasi muda Papua untuk menjadi pekerja-pekerja yang kompeten di bidangnya.” Jelasnya.

Mewakili manajemen PTFI, Senior Vice President Community Development, Nathan Kum menyampaikan selamat kepada para peserta magang yang telah lolos seleksi dan meminta para peserta magang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Adik-adik semua yang hadir ditempat ini adalah orang-orang terpilih, manfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ini. Jangan ada yang berhenti di tengah jalan. Kalian harus bisa buktikan bahwa kalian semua bisa dan mampu menyelesaikan magang ini.”

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga, SH, M.Si mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang telah membuka kesempatan magang bagi putra putri Papua. “Ini adalah hal yang luar biasa, perusahaan membuka program pelatihan peserta magang di IPN, hal ini akan menjadi jawaban pertanyaan-pertanyaan yang seringkali ditanyakan kepada saya selaku kepala dinas ketenagakerjaan, PTFI sudah beroperasi di Papua lebih dari 50 tahun, apa yang telah dilakukan untuk putra-putri Papua khususnya dari Suku Amungme dan Kamoro, dan saya bingung mau jawab apa. Tapi hari ini saya sudah dapat jawabannya, PTFI membuka kesempatan untuk putra putri Papua untuk magang, berlatih bekerja di dunia pertambangan di PTFI. Putra putri Papua ini akan dilatih dan dibekali dengan ketrampilan bekerja sesuai jurusan yang di ambil.” Kata Paulus Yanengga.

Para peserta program pelatihan magang angkatan 2024, memiliki kisah, pengalaman dan proses berbeda-beda satu sama lainnya, namun secara umum memiliki harapan yang sama yaitu ingin tumbuh dan berkembang untuk menjadi bagian dalam dunia pertambangan di PTFI.

Peserta dari Banti, Apinus Janampa - Suku Amungme, “Bagi saya anak Amungme dari Banti, hal ini menjadi jembatan untuk mencapai masa depan yang lebih baik, harus melewetati apprentice di IPN. Tujuan saya ingin bekerja untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.” Kata Apinus.

 

Mewakili peserta dari kaum perempuan, Wulandari Renwarin menyampaikan, “Di Nemangkawi kita dibekali pengetahuan serta kemampuan untuk masa depan agar bisa masuk ke perusahaan. Saya berharap bisa dipercayakan untuk bekerja di PT Freeport Indonesia dengan kemampuan dan pengetahuan yang sudah diberikan di Nemangkawi.” Katanya.

 

Seorang pemuda Suku Kamoro dari pesisir selatan Kab. Mimika, Nickson Otanefake, mengatakan, “Awalnya saya sempat bekerja di PLN sebagai operator, dan saya dapat kabar lowongan apprentice. Puji Tuhan saya masukkan dan bisa lolos untuk mengikuti kegiatan belajar dan mencari pengalaman. Tujuan kedepannya saya mau cari pengalaman untuk bisa bekerja di PT Freeport Indonesia.”

IPN didirikan pada tahun 2003 sebagai bentuk Komitmen Sosial PT Freeport Indonesia untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya Masyarakat Papua untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. (Hendrikus & Danik)





Kembali Ke List