Akhir Sebuah Era: PTFI Mengucapkan Terima Kasih pada MD 82/83 Airfast Indonesia


10 August 2024

Airfast Indonesia telah resmi memensiunkan tiga armada terakhir McDonnell Douglas (MD) 82/83 yang digunakan selama 20 tahun melayani PT Freeport Indonesia. Penerbangan terakhir unit pesawat MD-82/83 dilakukan pada Kamis, 04 Juli 2024, dimana pesawat Airfast Indonesia melakukan penerbangan terakhirnya dengan rute Timika-Jakarta melalui Makassar dan Surabaya. Lepas landasnya armada PK-OCS ini menjadi yang terakhir kali armada “Mad Dog” ini melintasi udara Timika dan Indonesia.

Sebagai apresiasi atas 20 tahun pelayanan yang luar biasa, PTFI mengundang sebagian Crew & Staff MD Airfast Indonesia untuk mengunjungi Tambang Terbuka Grasberg dan juga Ruang Kendali MineGem. Disambut oleh pimpinan masing-masing area yaitu Rode Ajomi (Manager – Grasberg Earthwork) dan Anton Priatna (VP – UG Engineering), rombongan Airfast Indonesia ini berkesempatan mendapatkan perspektif lebih mendalam mengenai sisi operasional PTFI.

Perjalanan tur tambang ini, menjadi akhir dari kebersamaan bagi beberapa Crew & Staff MD Airfast Indonesia. Salah satunya adalah Captain Tanto Hawiyono yang telah mengudara bersama Airfast Indonesia untuk PTFI sejak 1993. Menurutnya, selama 30 tahun lebih di Airfast Indonesia, PTFI selalu mampu memberikan apresiasi dan menciptakan rasa kekeluargaan. Terbukti di penghujung masa bakti armada MD Airfast Indonesia, PTFI tetap memberikan apresiasi dengan tur tambang yang dilayani dengan baik. 

Serangkaian kunjungan tim MD Airfast Indonesia ini ditutup dengan makan malam bersama perwakilan Manajemen PTFI. Turut hadir dalam acara ini Claus Wamafma (Direktur PTFI – EVP of Sustainable Development), Clementino Lamury (Direktur PTFI – EVP of Human Resources) dan Carl Tauran (EVP of Site Operations – Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI).

Mewakili rekan-rekan Pilot MD Airfast Indonesia, Captain Bambang Heru Setyanto menyampaikan “Setelah 19 tahun saya bekerja untuk Airfast Indonesia, akhirnya saya bisa melihat Grasberg dan Underground Mine PTFI. Sungguh pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya mengucapkan terima kasih banyak Freeport Indonesia sudah memfasilitasi kita dengan tur yang sungguh sangat indah ini.”

Visit of Staffs & Crews of MD Airfast Indonesia Aircraft to Bunaken Overlook – Grasberg Open Mine.
Kunjungan Staffs & Crews Pesawat MD Airfast Indonesia ke Bunaken Overlook – Tambang Terbuka Grasberg.
Captain Tanto Hawiyono - “PTFI selalu mampu memberikan apresiasi dan menciptakan rasa kekeluargaan.”
Captain Tanto Hawiyono - "PTFI is always able to provide appreciation and create a sense of family."
The exchange of souvenirs by Airfast Indonesia was represented by Capt. Bambang Heru Setyanto
Pertukaran souvenir Airfast Indonesia diwakili oleh Capt. Bambang Heru Setyanto
Visit of Several Staffs & Crews of MD Airfast Indonesia Aircraft to Mine Gem Remote Control Room in
Kunjungan Beberapa Staffs & Crews Pesawat MD Airfast Indonesia ke Ruang Kendali Jarak Jauh Mine Gem di OB4.
The exchange of souvenirs by Airfast Indonesia was represented by Capt. Tanto Hawiyono and Undergrou
The exchange of souvenirs by Airfast Indonesia was represented by Capt. Tanto Hawiyono and Underground Mine
Foto Bersama Staff & Crew Pesawat MD Airfast Indonesia Bersama perwakilan Manajemen PTFI.
Foto Bersama Staff & Crew Pesawat MD Airfast Indonesia Bersama perwakilan Manajemen PTFI.
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Captain Bambang Heru Setyanto - “I would like to say thank you very much to Freeport Indonesia..."
Captain Bambang Heru Setyanto - “I would like to say thank you very much to Freeport Indonesia..."
Some Captain Pilots of MD Airfast Indonesia Aircraft.
Beberapa Engineers Pilot Pesawat MD Airfast Indonesia.
Some flight attendants of MD Airfast Indonesia.
Beberapa pramugari Pesawat MD Airfast Indonesia.
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83
Airfast Indonesia MD-82/83


Menanggapi ini, Carl Tauran mewakili manajemen PTFI mengucapkan, “Kalau ada yang kurang berkenan selama 20 tahun melayani kami, saya mewakili manajemen dan keluarga besar PT Freeport Indonesia ingin menyampaikan permintaan maaf. Saya, Pak Claus Wamafma, Pak Clementino Lamury, serta seluruh manajemen dan karyawan PT Freport Indonesia, kita sampaikan banyak terima kasih.” 


Perjalanan MD 82/83 Airfast Indonesia Bersama PTFI
Airfast Indonesia mendatangkan armada MD 82/83 untuk melayani PTFI pada 20 tahun yang lalu. Pesawat pertama yang tiba adalah armada PK-OCU pada 01 Agustus 2004. Rute perdana yang dilayani PK-OCU adalah rute Cengkareng menuju Surabaya pada 31 Agustus 2004. Setelah PK-OCU, menyusul 3 armada berikutnya PK-OCT (28 Agustus 2004), PK-OCS (22 November 2011) dan terakhir PK-OCR (1 Juli 2015).

Dari 2004 hingga 2024, armada MD ini telah melayani PTFI kurang lebih 22.186 penerbangan dengan perkiraan kurang lebih 1.354.000 penumpang selama masa operasinya.  Catatan manis armada MD Airfast Indonesia bersama PTFI ditandai dengan tidak adanya kecelakaan (zero tolerance) selama 20 tahun.
 





Kembali Ke List