Community

Freeport: Menghubungkan Karyawan dengan Keluarga, Tanpa Batas


09 December 2025 Papua

Lebih dari sekedar bus mudik, Freeport menghadirkan perahu, pesawat, hingga helikopter—semua demi satu tujuan: menghubungkan hati, bukan hanya jarak.
Di tengah kesibukan tambang yang tak pernah berhenti, ada satu momen yang selalu dinantikan oleh para karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI): pulang kampung saat Natal. Bagi mereka yang bekerja jauh di pegunungan Papua, perjalanan menuju rumah bukanlah hal yang mudah. Jarak, medan, dan cuaca sering menjadi tantangan belum lagi situasi keamanan.

"Freeport percaya bahwa kebahagiaan karyawan adalah bagian dari kesuksesan perusahaan. Karena itu, Freeport menghadirkan Program Penerbangan dan Perahu. Ini adalah inisiatif yang lahir dari kepedulian dan merupakan komitmen perusahaan untuk membawa para karyawan kembali ke pelukan keluarga tanpa hambatan jarak dengan harga tiket yang sangat terjangkau’’ jelas Soleman Faluk, VP Papuan Affairs Departemen. 

Christmas Flight Program menyediakan penerbangan khusus ke pedalaman dengan menggunakan pesawat dan helikopter, sementara Christmas Boat menghadirkan transportasi laut melalui penyediaan bahan bakar untuk perahu-perahu karyawan ke daerah pesisir. Lebih dari sekedar perjalanan, ini adalah jembatan yang menghubungkan rindu, melebur jarak, dan menghadirkan senyum di hari yang penuh makna.

 “Saya sudah hampir 19 tahun ikut program ini”, ujar Martha Wauturu salah satu karyawati PTFI. “Dengan harga bbm yang cukup tinggi di Timika, program ini sangat membantu saya untuk bisa natalan bersama keluarga menggunakan perahu” lanjut Martha.

Paskalina Degei karyawati lain yang pulang kampung ke Moanemani, Kabupaten Dogiai juga mengaku menikmati program ini setiap mendapat kesempatan cuti disaat natal. 
 

CHristmas Flights Boats
Kebahagiaan karyawan adalah bagian dari kesuksesan perusahaan
CHristmas Flights Boats
Kebahagiaan karyawan adalah bagian dari kesuksesan perusahaan
CHristmas Flights Boats
CHristmas Flights Boats



Walau dengan waktu persiapan yang singkat, tahun ini akan tetap ada wajah-wajah yang berseri ketika kaki menjejak tanah kelahiran, pelukan hangat orang tua, tawa anak-anak yang menunggu di depan pintu. Semua itu terwujud karena komitmen Freeport untuk memastikan setiap karyawan dapat merayakan Natal dengan damai dan bahagia. Bahkan dalam situasi sulit yang sedang dihadapi perusahaan saat ini, program ini tetap dijalankan. 

Tahun 2024, Program Christmas Flight & Christmas Boat telah mengantarkan 3.067 penumpang untuk merayakan natal di kampung halaman mereka. Sebanyak 2.442 orang terbang menggunakan pesawat. 554 orang diterbangkan dengan helikopter untuk menjangkau tiga desa pegunungan. Dan 71 orang berlayar dengan perahu menuju Agimuga dan Potowaiburu.

“Sekitar 1770 karyawan dan anggota keluarganya sudah mendaftar dan siap untuk pulang kampung minggu ini, mulai tanggal 10 sampai tanggal 23 Desember”, jelas Leonardo Ardiles Auri, Ketua Pantia Program Christmas Flight & Christmas Boat 2025. Penerbangan Perdana akan mengantarkan mereka ke beberapa area seperti Enarotali, Wagethe, Duma, Moanemani, Agimuga, Timika Pantai (Perahu), Potowaiburu (Perahu) dan nanti mulai tanggal 6 Januari sampai 20 Januari 2026, mereka akan dijemput untuk kembali ke Jobsite” lanjutnya. 

“Saya bangga sekali bisa mendapat kesempatan untuk ikut program Christmas Boat, dan saya bersyukur sekali program ini masih terus berlanjut sampai tahun ini”, tambah Martha dengan mata berkaca-kaca menahan rasa harunya.

Inisiatif ini bukan sekadar transportasi, tetapi bentuk komitmen yang kuat dan nyata serta merupakan kepedulian Freeport terhadap kualitas kesejateraan hidup karyawan. Dengan dukungan penuh perusahaan, karyawan dapat pulang kampung bahagia, menikmati liburan dengan tenang, bersama orang-orang tercinta dikampung halaman mereka dan kembali dengan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bersama.





Kembali Ke List