Sinergi PTFI dan JAM DATUN Untuk Operasional yang Patuh dan Berkelanjutan
PT Freeport Indonesia (PTFI) menerima kunjungan kerja dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN) di wilayah operasional PTFI. Kunjungan pada 19-21 April 2026 ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi dan sinergi antara Kejaksaan Agung RI dan PTFI sebagai Objek Vital Nasional (obvitnas).
Dalam kunjungannya, Prof. (HC) Dr. R. Narendra Jatna selaku JAM DATUN, menggelar sharing session terkait penerapan KUHP dan KUHAP yang baru dan kaitannya dengan Tata Kelola Perusahaan Pertambangan yang Baik. Turut dihadiri oleh Claus Wamafma, Direktur & EVP Sustainable Development PTFI, dialog interaktif ini memberikan wawasan tambahan bagi jajaran manajemen dan karyawan PTFI mengenai pemahaman hukum, mitigasi risiko, serta implikasi regulasi dalam operasional perusahaan.
“Kunjungan dan sharing session bersama JAM DATUN ini memperkaya pemahaman kami terhadap regulasi dan aspek hukum terkini yang terus berkembang. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi PTFI untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun industri pertambangan yang taat hukum, transparan, dan berkelanjutan.” ungkap Adicondro Nugroho, VP Legal & Compliance PTFI.
JAM DATUN juga berkesempatan mengunjungi sejumlah program Investasi Sosial PTFI yang berada di Timika. Melalui kunjungan ini, JAM DATUN dapat melihat secara langsung kontribusi PTFI terhadap pengembangan sosial-budaya, kesehatan pendidikan, dan juga ekonomi. Menunjukkan komitmen dan dukungan PTFI pada kesejahteraan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional.
“Ini luar biasa ya. Sekolah dan asrama dengan fasilitas lengkap seperti ini mempersiapkan anak-anak Papua bukan hanya untuk berkompetisi di Indonesia, tapi juga di tingkat global. Jadi ini awal yang baik untuk tujuan yang baik” ucap Prof. (HC) Dr. R. Narendra Jatna saat mengunjungi Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP).
Melalui kunjungan ini, PTFI menegaskan komitmen untuk terus mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah. Kolaborasi baik ini diharapkan dapat mendukung terciptanya nilai tambah nyata bagi perusahaan, negara, dan masyarakat secara berkelanjutan.
Kembali Ke List





