Merayakan Ketangguhan Wanita Tembagapura dengan Semangat dan Inspirasi Kartini
Di tengah dinginnya pagi Tembagapura pada hari Jumat, 16 Mei 2025, semangat para wanita tetap membara di Lupa Lelah Club. Acara tahunan Hari Kartini yang diadakan oleh Persatuan Wanita Tembagapura (PWT) atau Tembagapura Ladies Club (TLC) dalam Bahasa Inggris, menjadi lebih istimewa tahun ini karena juga menandai ulang tahun ke-38 organisasi tersebut, dengan mengusung tema “Refleksi Diri Menjadi Wanita Tangguh dan Berprestasi Demi Kualitas Hidup yang Lebih Baik”.
Ketua PWT, Kiky Erari, menyampaikan harapannya agar semangat Kartini terus menginspirasi perempuan Tembagapura. “Semoga kita semua bisa menjadi pengayom, memotivasi satu sama lain, dan membawa semangat Kartini kepada generasi berikutnya. Jadilah wanita yang tangguh, cerdas, dan sukses demi kualitas hidup yang lebih baik.”
Dua wanita inspiratif hadir sebagai pembicara dalam sesi berbagi pengalaman, yakni Retno Nartani dan Rita Olwin Sihombing. Retno membagikan perjalanan kariernya yang dimulai dari bawah hingga kini menjabat sebagai Direktur Corporate HSE di Sinarmas Mining, sebuah prestasi di industri tambang yang didominasi pria. Sementara Rita menceritakan kisah inspiratifnya setelah pensiun dan beralih dari kehidupan di Tembagapura ke Jakarta, membangun bisnis kuliner Tataring Catering dari nol hingga sukses. Keduanya menegaskan bahwa ketangguhan perempuan tidak harus diwujudkan lewat karier atau bisnis. Seorang ibu rumah tangga pun memiliki kekuatan luar biasa sebagai fondasi keluarga.
“Perempuan di rumah itu suka dianggap enggak kerja, padahal itu kerjaan yang berat karena merupakan support system penting dalam keluarga,” ujar Rita. Retno pun menambahkan bahwa ketangguhan bukan sekedar pilihan bagi perempuan, tetapi warisan yang kita emban untuk generasi penerus.
Tak hanya sesi inspiratif, acara juga diramaikan oleh paduan suara, tarian, sendratari bertema perjuangan perempuan dari masa ke masa, permainan seru, dan doorprize, yang mempererat keakraban antar peserta lokal maupun ekspatriat.
Seorang peserta ekspatriat yang hadir turut menyampaikan kesannya, “Hari Kartini adalah kesempatan yang luar biasa bagi kami para ekspat di Indonesia untuk mengenal sosok penting ini dan melihat betapa bangganya setiap perempuan Indonesia terhadap warisan beliau.”
Sore harinya, para wanita Tembagapura masih berkumpul dalam suasana after work chat bersama Retno, berdiskusi lebih dalam tentang peran dan tantangan perempuan di industri tambang. Percakapan yang membuka wawasan dan memperkuat solidaritas.
Perayaan Hari Kartini 2025 di Tembagapura adalah momentum reflektif yang membangkitkan semangat perempuan untuk terus selalu berkembang, saling mendukung, dan mengambil peran aktif dalam berbagai aspek kehidupan. Acara ini bukan sekadar penghormatan bagi Kartini, tetapi juga merupakan perayaan solidaritas, keberagaman, dan kehebatan para Kartini masa kini yang terus meneruskan perjuangan beliau dalam kehidupan.
Dengan semangat ini, para wanita Tembagapura menunjukkan bahwa di mana pun mereka berada, mereka adalah bagian penting dari perubahan dan kemajuan
Selamat Hari Kartini. Semoga semangat Kartini terus hidup dalam setiap langkah bagi para wanita untuk terus menjadi inspirasi lintas generasi, dan menjadikan kita semua wanita Indonesia yang tangguh dan cerdas.
Kembali Ke List





