Doa dan Duka Kami untuk Freeport Indonesia
Duka mendalam begitu dirasakan oleh seluruh keluarga besar Freeport Indonesia. Setelah serangkaian upaya pencarian, penggalian dan pengeboran akses dilakukan tanpa henti, kelima rekan kerja yang terperangkap luncuran material basah berhasil ditemukan pada 5 Oktober 2025.
Pada saat terjadinya insiden, kelima karyawan diindikasi sedang melakukan pekerjaan di area Raisebore di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC) yang terletak di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan pengeboran secara vertikal dari bawah ke atas (bottom-up) dalam proses pengembangan tambang bawah tanah.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas yang berada di Jobsite bersama Tim Tanggap Darurat PTFI di lapangan, menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan atas insiden yang terjadi di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC).
“Pada tanggal 5 Oktober 2025, PT Freeport Indonesia megevakuasi lima rekan karyawan yang sebelumnya dinyatakan hilang, dengan sangat menyesal ditemukan telah meninggal dunia. Keluarga besar Freeport Indonesia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga karyawan yang berpulang dan terus berduka atas kehilangan dua rekan karyawan yang ditemukan meninggal dunia pada tanggal 20 September 2025,” kata Tony.
Bagi Tony, kabar kehilangan ini begitu memilukan bagi seluruh keluarga besar Freeport Indonesia serta para pemangku kepentingan.
“Doa dan simpati mendalam terus mengalir bagi rekan-rekan yang telah berpulang serta keluarga mereka yang ditinggalkan. Selain itu, perusahaan akan terus memberikan dukungan dan pendampingan penuh kepada keluarga yang berduka selama masa sulit ini,” terang Tony.
Ungkapan belasungkawa yang tulus dan rasa duka yang mendalam juga disampaikan oleh Richard C. Adkerson, Chairman of the Board, dan Kathleen Quirk, President and Chief Executive Officer Freeport-McMoRan dalam pernyataan resminya, "Kami berduka atas kehilangan tujuh rekan kerja kami dalam insiden tragis ini dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang kehilangan orang tercinta mereka. Kami menghargai upaya luar biasa dari tim tanggap darurat yang telah bekerja tanpa lelah untuk menemukan rekan-rekan kami. Kami berkomitmen untuk menyelidiki penyebab insiden ini dan mengambil langkah yang tepat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan."
Saat ini, PTFI bekerja sama secara erat dengan otoritas pemerintah Indonesia untuk meninjau insiden tersebut dan rencana operasional ke depan.
"Kepada semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi, kami ucapkan terima kasih dan kami menghargai upaya tak kenal lelah yang telah dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat PTFI dalam mengerahkan segala daya upaya untuk menyelesaikan proses evakuasi ini,” kata Tony.
Dalam kondisi yang penuh tantangan dan kehilangan yang dialami bersama, Tony berharap seluruh keluarga besar Freeport Indonesia tetap teguh dan saling menguatkan.
“Setiap doa, dukungan, dan sikap yang menunjukkan solidaritas kita sebagai satu keluarga besar sangat berarti di masa yang sulit ini,” ungkap Tony.
"Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan upaya terbaik kita dalam proses pemulihan ini dapat berjalan dengan aman dan selamat."
Kembali Ke List




