Gubernur Papua Tengah Kenang Peran Freeport dan YPMAK dalam Perjalanan Hidupnya


01 April 2025

Timika, 29 Maret 2025 – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa melakukan kunjungan ke Timika, Kabupaten Mimika pada Kamis (27/3). Ia mengawali lawatannya dengan mengunjungi Kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) untuk bersilaturahmi dengan para pengurus yayasan, sekaligus mengenang peran PT Freeport Indonesia (PTFI) saat ia meraih beasiswa pendidikan perguruan tinggi. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Freeport Indonesia melalui YPMAK yang tetap konsisten membiayai pendidikan anak anak Papua selama kurang lebih 30 tahun, termasuk saya,” kata Meki. 

Kehadiran Gubernur didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, disambut Ketua YPMAK Leonardus Tumuka dan Director & Executive Vice President Sustainability Development PTFI Claus Wamafma.

Claus mengatakan kontribusi PTFI melalui YPMAK di bidang pendidikan telah melahirkan 10 pemimpin daerah tingkat provinsi dan kabupaten di wilayah Papua, termasuk keberhasilan Gubernur Meki Nawipa yang tamat dari Institut Pertanian Bogor (IPB) atas beasiswa YPMAK. 

Hari kedua kunjungan kerja, Gubernur menemui anak-anak Papua yang tengah menempuh studi di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP). Dihadapan 1.155 siswa SATP, mantan penerbang ini merasa sangat bersyukur melihat anak-anak Papua dapat menikmati fasilitas pendidikan terbaik. Ia menekankan pentingnya membangun karakter anak-anak Papua menjadi lebih baik. 

Nawipa didampingi Johannes Rettob Claus Wamafma meninjau fasilitas air bersih WTP di Kuala Kencana.
Meki Nawipa didampingi Johannes Rettob Claus Wamafma meninjau fasilitas air bersih WTP di Kuala Kencana.
Ketua YPMAK Leonardus Tumuka menyambut kedatangan Gubernur Provinsi Papua Tengah di halaman kantor Y
Ketua YPMAK Leonardus Tumuka menyambut kedatangan Gubernur Provinsi Papua Tengah di halaman kantor YPMAK
Claus Wamafma turut hadir dalam pertemuan dan silaturahmi Gubernur Papua Tengah di kantor YPMAK.
Claus Wamafma turut hadir dalam pertemuan dan silaturahmi Gubernur Papua Tengah di kantor YPMAK.
Group photo with Central Papua Governor Meki Nawipa with around 1,155 SATP students.
Foto bersama Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama sekitar 1.155 siswa SATP.
Group photo with Central Papua Governor Meki Nawipa with around 1,155 SATP students.
Group photo with Central Papua Governor Meki Nawipa with around 1,155 SATP students.
Group photo with Central Papua Governor Meki Nawipa with around 1,155 SATP students.
Group photo with Central Papua Governor Meki Nawipa with around 1,155 SATP students.


“Saya juga mengajak anak-anak disini untuk tidak cepat lupa akan kebaikan yang diberikan dari Freeport dan YPMAK, karena mereka kita pernah mendapatkan pendidikan terbaik seperti sekarang ini,” kata Meki.

Di SATP, Gubernur sempat berinteraksi dengan para siswa, meninjau fasilitas kamar asrama, dapur dan makan siang bersama di ruang makan yang digunakan para siswa SATP. Suasana ini membuat dirinya mengingat kembali pada masa mengenyam pendidikan atas dukungan beasiswa dari Freeport.

Selanjutnya, Meki bersama rombongan meninjau Fasilitas Air Bersih Water Treatment Plant (WTP) Kuala Kencana yang dibangun PTFI. Ia mengapresiasi PTFI yang telah mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Mimika melalui pembangunan fasilitas WTP. 

Ketua YPMAK Leonardus Tumuka menyambut sukacita kedatangan salah satu alumni yang ‘pulang kampung’. Ia merasa bangga terhadap Meki Nawipa yang sukses menjadi Gubernur dan melakukan kunjungan ke YPMAK. 

“Program beasiswa YPMAK akan terus menghasilkan lulusan berkualitas, kita berharap kunjungan Gubernur ini akan menghasilkan kolaborasi YPMAK dengan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat Amungme dan Kamoro beserta lima suku kekerabatan di Mimika,” kata Leonardus.

Gubernur memberi pesan khusus kepada YPMAK, PTFI dan Pemkab Mimika. Ia berharap masyarakat Papua bisa lebih banyak mendapat perhatian dalam pembangunan dan pemberdayaan. “Harapannya tidak ada lagi anak-anak Papua yang tidak sekolah, dan semua anak di provinsi Papua Tengah harus memiliki akses yang sama dalam pendidikan,” kata Meki. 





Kembali Ke List