Investasi Sumber Daya Manusia melalui Keterampilan Penulisan Laporan


12 June 2025

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan karyawan Papua, Divisi Papuan Affairs (PAD) dari PT Freeport Indonesia (PTFI) – bekerja sama dengan departeman Learning & Organizational Development (LOD) – kembali menyelenggarakan program Report Writing Training yang ditujukan khusus bagi karyawan Papua. Pelatihan ini dilaksanakan dalam kelompok yang terdiri dari 20 peserta per sesi, dengan tujuan memperkuat keterampilan menulis dan komunikasi yang penting dalam mendukung kelancaran operasional pekerjaan sehari-hari di perusahaan.

Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari Personal Development Plan (PDP) tahun 2024-2025, yang dirancang secara praktis dan aplikatif, disesuaikan dengan tantangan komunikasi yang dihadapi karyawan di lapangan, khususnya yang bertugas dalam pelaporan, koordinasi, dan dokumentasi proyek.

Meningkatkan Keterampilan, Membangun Kepercayaan Diri

Kemampuan menulis laporan yang efektif sangat penting untuk memastikan komunikasi yang jelas, monitoring proyek yang akurat, dan pengambilan keputusan yang tepat. Sejak awal, departemen PAD melihat bahwa peningkatan keterampilan ini di kalangan karyawan Papua akan memberikan dampak jangka panjang – tidak hanya terhadap performa kerja, tetapi juga dalam membuka jalan bagi mereka untuk berkembang ke jenjang karier yang lebih tinggi.

“Menulis laporan bukan hanya merangkai kata – tetapi menyampaikan informasi jelas, akurat, dan tepat sasaran,” ujar Soleman Faluk, Vice President PAD. “Dengan membekali rekan-rekan Papua dengan kemampuan ini, kami mendukung pengembangan mereka secara professional sekaligus memastikan standar pelaporan operasional PTFI tetap terjaga.”

Kolaborasi antar Departemen

Departemen LOD berperan besar dalam merancang dan mengimplementasikan program ini, mulai dari menyusun kurikulum hingga memfasilitasi setiap sesi. Material pelatihan mencakup struktur laporan, penggunaan Bahasa yang sesuai, penyajian data, serta standar pelaporan internal Perusahaan – yang kemudian dipraktikkan langsung melalui latihan penulisan berbasis tugas kerja masing-masing peserta.

Tanggapan dari para peserta sangat positif. Banyak yang menyampaikan lebih percaya diri dan jelas dalam menulis laporan yang dibutuhkan dalam pekerjaan harian.

Ivonne Runtuboy, karyawan Divisi Environmental mengatakan “Pelatihan ini membuka wawasan baru buat saya. Hal ini baik untuk diterapkan dalam pembuatan laporan harian yang lebih jelas dan terstruktur.”

Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Foto Kredit: tim PAD.
Report Writing Training
Report Writing Training
Report Writing Training
Report Writing Training
Report Writing Training
Report Writing Training
Report Writing Training


Langkah Menuju Pengembangan Profesional yang Inklusif

Dengan sesi-sesi yang telah direncanakan dalam tahun 2025, program ini akan menjangkau lebih dari 50 karyawan Papua hingga akhir tahun ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas PTFI untuk memastikan bahwa peluang pengembangan professional bersifat inklusif.

Program ini juga sejalan dengan komitmen jangka panjang PTFI dalam memberdayakan tenaga kerja Papua – memastikan bahwa karyawan Papua tidak hanya menjadi bagian dari tim dan operasional perusahaan, tetapi juga dibekali dengan keterampilan yang mendukung mereka untuk memimpin.

Langkah Selanjutnya

Seiring dengan berjalannya program di tahun 2025, Divisi PAD telah merencanakan sesi evaluasi untuk meninjau kemajuan seluruh peserta. Evaluasi ini akan menjadi tolok ukur untuk meningkatkan dan menyempurnakan pelatihan ke depan – agar materi yang diberikan tetap relevan, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di tempat kerja.

“Bagi peserta pelatihan penulisan laporan – khususnya karyawan Papua – penting untuk tidak hanya bekerja dengan baik, tetapi juga mampu mengkomunikasikan  kinerja tersebut secara efektif. Kemampuan untuk melaporkan progress dan menindaklanjuti tantangan, baik kepada atasan maupun klien, adalah bagian penting dari tanggung jawab professional,” ujar Arthur Dimara, instruktor pelatihan dari LOD.

Diharapkan, hasil dari evaluasi ini dapat membantu membentuk pelaksanaan sesi-sesi mendatang, serta menjadi dasar pengembangan modul atau program tambahan yang berfokus pada komunikasi dan kepemimpinan di masa depan. (im)





Kembali Ke List