Pelajar SATP Bersiap Menuju Final Kompetisi Matematika Internasional se-Asia di Jepang
Timika, 23 Juni 2025 – Empat siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) sedang mengikuti latihan intensif untuk persiapa final Asia International Mathematical Olympiad (AIMO) 2025, yang akan berlangung di Tokyo, Jepang pada 2-6 Agustus 2025. Menurut Sonianto Kuddi, Kepada Sekolah SATP, untuk siap berpartisipasi dalam kompetisi di luar negeri, Unit Pelaksana Tugas Prestasi (UPT) SATP memberikan latihan intensif agar para siswa siap secara akademis, psikologis, mental dan fisik. “Latihan dilakukan tiga kali seminggu mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIT,” katanya.
Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma mengatakan PTFI sangat bangga anak-anak SATP terus menorehkan prestasi. Mereka dapat menjadi motivasi bagi anakanak Papua lainnya yang saat ini menempuh studinya dengan beasiswa PTFI.
"Kami bangga karena mereka adalah putra-putri Papua berprestasi yang menempuh pendidikan di SATP. Ini adalah sekolah yang didirikan dan dikelola operasionalnya dari dana investasi sosial PTFI," katanya.
Claus mengatakan PTFI memberikan beasiswa kepada anak-anak Papua melalui dana kemitraan yang dikelola oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro
(YPMAK). Dana kemitraan tersebut merupakan bagian dari investasi sosial dan telah berlangsung hampir 30 tahun lamanya.
Sebanyak empat siswa SATP yang akan mewakili Indonesia pada Final AIMO di Jepang sebelumnya menjuarai kompetisi AIMO yang digelar di Sekolah Integral Hidayatullah-Timika, Kabupaten Mimika, pada Mei lalu. Mereka adalah Yulian Diwitau siswa kelas 4 SD dan Eka Balinol siswa kelas 5 SD memperoleh medali emas. Sedangkan Yoram Kum Uamang siswa kelas 7 SMP memperoleh medali perak, dan Derinus Janampa siswa kelas 8 SMP memperoleh medali perak.
“Freeport berharap mereka dapat meraih prestasi maksimal di kejuaraan nantinya, serta yang penting dapat terus belajar menggapai kesuksesan di masa depan," katanya. Staf Ahli Bupati Mimika Septinus Timang mengatakan Pemkab Mimika akan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program YPMAK di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Keterlibatan YPMAK dalam tiga bidang tersebut selama ini dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya mengangkat derajat dan kesejahteraan masyarakat asli Papua di Mimika. "Pemerintah daerah tentu terus memberikan dukungan, apalagi YPMAK merupakan mitra strategis yang selama ini mendukung pemerintah daerah dalam aspek pengembangan sumber daya manusia khusus untuk masyarakat Amungme dan Kamoro," kata Septinus.
Beasiswa pendidikan merupakan komitmen PTFI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi perusahaan dan mendukung pendidikan generasi muda Papua khususnya di Kabupaten Mimika. Total beasiswa aktif PTFI melalui YPMAK pada akhir 2024 mencapai 4.059 siswa, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Kembali Ke List





