PFA Cetak Talenta Unggul : Enam Alumni Menuju Timnas U-17


01 July 2025

Timika, 1 Juli 2025 – Sebanyak enam alumni Papuan Football Academy (PFA), Yulius Stenly Waitikitaka Pigay, Samuel Cundrad Susim, Ferdinandez Fabregas Timotius Pulalo, Yohanes Yapagaimu, Efaldus Sereuw, dan Alfons Rizal Saman berhasil mendapatkan kesempatan langka untuk membuktikan diri di tingkat nasional melalui seleksi Tim Nasional U-17 Indonesia. 

 

Stenly Waitikitaka Pigay bergabung dengan Tim PSBS Biak untuk Elite Pro Academy. Stenly juga sempat menimba ilmu di Girona Academy, Spanyol setelah terpilih sebagai Elite Pro Academy Future Star. Pengalaman internasional tersebut semakin memperkaya wawasannya dalam sepak bola modern. 

 

Fabregas saat ini menimba ilmu di Akademi ASTI dan tergabung dalam skuat Elite Pro Academy Dewa United U-16 2024-2025 dan Yapagaimu bergabung dengan Akademi Safin Pati. Efaldus Sereuw dan Alfons Rizal Saman kini berada di akademi Safin Pati, dan Cundrad Susim kini bermain di Elite Pro Akademi Persija Jakarta. 
 

PFA students
Cundrad Susim (depan) dan Yohanes Yapagaimu ikut seleksi dan pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-17
PFA students
Alfons Rizal Saman salah satu alumni Papua Football Academy dipanggil untuk mengikuti seleksi TimNas U-17
PFA students
PFA adalah program pengembangan atlet sepak bola Papua usia muda yang dibentuk PTFI
PFA students
PFA students
PFA students


Pelatih Kepala Timnas U-17 Nova Arianto mengatakan dari hasil seleksi pemain Timnas U-17, salah satu alumni PFA Yohanes Yapagaimu kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (training camp) Tim Nasional U-17 Indonesia di di Bali pada 7 Juli hingga 10 Agustus 2025. Pemusatan latihan ini adalah bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17 di Qatar pada 3-27 November 2026.

 

Nova memuji Yapagaimu, menyebutnya sebagai pemain dengan postur kuat dan mental bertarung yang tinggi. "Yapagaimu selalu tampil ngotot dalam setiap sesi latihan dan pertandingan. Dia memiliki karakter yang kami butuhkan untuk tim U-17," katanya. Nova mengatakan alumni PFA ini mempunyai daya juang dan kerja keras di lapangan. Hal ini salah satu alasan ia kembali dipanggil dalam pemusatan latihan. “Harapannya Yohanis bisa bersaing dengan pemain depan lainnya,” kata Nova.

 

“Sebagai bagian dari komitmen PFA terhadap pengembangan sepak bola di Papua, kami sangat bangga melihat pemain-pemain muda Papua ini bersinar. Prestasi mereka menunjukkan hasil dari proses latihan yang panjang, kedisiplinan, konsistensi, dan kerja keras selama menjalani pembinaan di PFA,” kata Claus Wamafma, Direktur dan EVP Sustainable Development PTFI.

 

PFA adalah program pengembangan atlet sepak bola Papua usia muda yang dibentuk PTFI. PFA berkomitmen mencetak pemain berkualitas dari Papua melalui program pelatihan terstruktur dan kompetitif. Sejak didirikan, PFA telah melahirkan banyak pemain berbakat yang berkontribusi di berbagai level sepak bola Indonesia.

 

Freeport Indonesia melalui PFA berkomitmen mendukung pengembangan sepak bola di Papua, serta memastikan bahwa talenta-talenta terbaik dari Papua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih impian mereka.





Kembali Ke List