Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026, PT Freeport Indonesia (PTFI) menyelenggarakan sesi "Sosialisasi Kesadaran Inspeksi & penggunaan AED" pada tanggal 20 Januari 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran karyawan tentang risiko henti jantung dan memperkuat kesiapsiagaan serta kemampuan tanggap darurat melalui inspeksi dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED) yang tepat. Hal ini menunjukkan komitmen berkelanjutan PTFI untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh operasinya.

Automated External Defibrillator (AED) adalah alat medis portabel penyelamat jiwa yang dirancang untuk menganalisis irama jantung dan memberikan kejutan listrik kepada individu yang mengalami henti jantung mendadak. Dilengkapi dengan instruksi suara yang jelas, AED dirancang untuk digunakan oleh tenaga medis dan non-medis, memungkinkan tindakan yang cepat dan efektif selama keadaan darurat henti jantung.

dr. Darma Irawan, Sp.An., Direktur Rumah Sakit PT. Freeport Indonesia, menjelaskan bahwa program sosialisasi AED ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Resusitasi Kardiopulmoner (CPR) sebelumnya. Baik CPR maupun penggunaan AED merupakan intervensi pertolongan pertama yang sangat penting untuk insiden henti jantung yang terjadi di luar rumah sakit atau fasilitas medis.

“Mengapa sosialisasi ini penting? Karena AED merupakan penyelamat bagi pasien yang mengalami henti jantung di luar fasilitas medis, terutama selama tiga hingga lima menit pertama,” kata dr. Darma. “Itulah mengapa AED telah ditempatkan secara strategis di seluruh area operasional PTFI—agar korban bisa mendapatkan akses ke unit AED terdekat dan menerima pertolongan pertama segera sebelum dibawa ke fasilitas medis.”

Sesi tersebut dihadiri oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai departemen dan dimungkinkan melalui kolaborasi Komite PTFI 2026 BK3N, Tim Kesiapsiagaan & Tanggap Darurat, dan International SOS. Selain penggunaan AED, sesi tersebut menekankan pentingnya inspeksi peralatan yang tepat dan rutin, memastikan bahwa semua alat tanggap darurat berfungsi penuh dan siap saat dibutuhkan. Kesiapan ini dapat membuat perbedaan penting dalam menyelamatkan nyawa.

Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Sosialisasi untuk Kesadaran Inspeksi & Penggunaan AED
AED devices have been placed in strategic locations in PTFI's operational areas.
Alat-alat AED telah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis di kawasan operasional PTFI
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Sosialisasi untuk Kesadaran Inspeksi & Penggunaan AED
Learn the Steps to Perform an AED Inspection
Pelajari Langkah-langkah Inspeksi AED
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Sosialisasi untuk Kesadaran Inspeksi & Penggunaan AED
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage
Socialization for AED Inspection Awareness & Usage


Agus Ariawan, Kepala PTFI BK3N di Dataran Tinggi, menekankan pentingnya kesiapan peralatan, "AED memainkan peran vital dalam respons darurat, jadi kita harus memastikan alat tersebut berfungsi dengan baik—baik di tempat kerja maupun di tempat umum. Harapan kami adalah semua AED di lokasi kerja PTFI selalu terawat dengan baik dan siap digunakan segera.”

Karyawan didorong untuk mengikuti langkah-langkah inspeksi AED sesuai prosedur yang berlaku, dengan catatan bahwa inspeksi harus dilakukan oleh perwakilan keselamatan atau petugas pertolongan pertama (first aider) yang ditunjuk secara resmi di setiap departemen atau area kerja.

Di luar pengetahuan teknis, sesi ini mendorong dialog aktif antara pembicara dan peserta, yang mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat budaya keselamatan PTFI. Keterlibatan terbuka ini menunjukkan kesadaran yang kuat dan tanggung jawab kolektif karyawan PTFI dalam mempromosikan praktik kerja yang aman.

Bersama-sama, sebagai satu keluarga PTFI, kita terus berkontribusi pada lingkungan kerja yang sehat, aman, dan terjamin bagi satu sama lain.

Bangkit Bersama, Bekerja Sehat, Bekerja Aman!

 

Langkah-langkah yang Harus Dilakukan dalam Keadaan Darurat Medis:

  1. Pastikan Anda dan area sekitar Anda aman
  2. Periksa respons korban dengan cara menepuk tubuh dan memanggil.
  3. Minta seseorang untuk menghubungi saluran darurat PTFI (546-7777 / 0800-146-7777) dan membawa Defibrillator Eksternal Otomatis (AED).
  4. Periksa pernapasan selama 5-10 detik dengan mengamati gerakan dada.
  5. Jika korban tidak bernapas, mulailah Resusitasi Kardiopulmoner (CPR) dan memasang  pad AED  di dada sesuai gambar  dan ikuti instruksi suara AED  sampai tim Tanggap Darurat tiba.




Kembali Ke List